Benarkah Asteroid Florence Akan Mendekati Bumi?

JAKARTA – Sebuah asteroid yang berukuran besar akan melintasi Bumi pada 1 September. Dijelaskan NASA, asteroid tersebut melintas dengan jarak sekira tujuh juta kilometer.

waspada-1-september-asteroid-florence-akan-tabrak-bumi-benarkah-M0p4XMWQlAAsteroid tersebut dijuluki Asteroid Florence, untuk menghormati Florence Nightingale (1820-1910) sang pendiri keperawatan modern. Benda angkasa tersebut berukuran sekira 4,4 kilometer, sesuai dengan pengukuran dari Spitzer Space Telescope NASA, serta asteroid dan komet yang diburu misi NEOWISE.

“Banyak asteroid yang diketahui telah melintasi Bumi dengan jarak yang lebih dekat ke Bumi selain Florence pada 1 September nanti, semua diperkirakan akan lebih kecil,” kata Paul Chodas, Manager NASA Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS) di Jet Propulsion Laboratorium di Pasadena, California.

“Florence adalah asteroid terbesar yang bisa melewati planet hingga saat ini, karena program NASA untuk mendeteksi dan melacak asteroid di dekat Bumi dimulai,” kata Chodas.

Pertemuan antara asteroid dan Bumi di 2017 ini merupakan yang paling dekat sejak 1890 dan yang paling dekat lagi akan terjadi pada 2500.

Dijelaskan NASA, Florence akan semakin terang hingga akhir Agustus dan awal September, saat terlihat pada teleskop kecil selama beberapa malam, ketika ia bergerak melalui rasi bintang Piscis Austrinus, Capricornus, Aquarius dan Delphinus.

Pertemuan asteroid dan Bumi yang relatif dekat ini memberi kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari asteroid dari dekat.

Asteroid Florence ditemukan oleh Schelte “Bobby” Bus  di Siding Spring Observatory di Australia pada Maret 1981. Florence diharapkan bisa menjadi target yang sangat baik untuk observasi radar ground-base.

Observasi radar direncanakan NASA Goldstone Solar System Radar di California dan National Science Foundation Arecibo Observatory di Puerto Riko. Gambar radar yang dihasilkan akan menunjukkan ukuran sebenarnya dari Florence dan juga dapat mengungkapkan detail permukaan yang kecil, sekira 10 meter.

Meski berjarak relatif dekat, asteroid ini dijelaskan NASA akan melintas dengan selamat tanpa menabrak Bumi. Sementara itu, asteroid yang diperkirakan akan menghantam Bumi adalah asteroid Apophis yang berukuran 400 meter.

Asteroid Apophis dijadwalkan terbang di Bumi pada 13 April 2029. Pengamatan awal batuan ruang angkasa ini mengindikasikan bahwa ia memiliki 1 dari 36 kemungkinan menghantam Bumi pada saat itu. Demikian seperti dilansir Financial Express, Selasa (22/8/2017) dan okezone.com Selasa, 22 Agustus 2017 – 00:03 wib.

ARTIKEL MENARIK  Fenomena Bendera Terbalik: Masyarakat Kita ternyata Masih Mencintai Merah Putih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *